Review GoMassage
Harganya pun
sangat terjangkau dan relatif murah dibanding massage di Salon atau spa, bahkan
sering ada voucher potongan harga loh. Bisa juga dibayarkan melalui Gopay jadi
gak perlu ribet kembalian deh.
Nah hari ini aku mau cerita sedikit nih tentang pengalamanku
mencoba body massage yaitu pijat relaksasi yang bermanfaat untuk melemaskan
otot , melancarkan peredarah darah, menyegarkan badan dan menghilangkan
pegal-pegal setelah aktivitas padat. .
Belakangan ini aku sering merasa capek badan pegal-pegal
hingga bangun tidur badan terasa remuk. Sampai kantor sering ngeluh hingga
salah satu teman kantor nyaranin buat pesan GoMassage saja. Keesokan harinya
badan ini kumat lagi punggung
terasa pegal mungkin karena terlalu banyak duduk dan kurang minum air putih.
Kaki pun juga, dan mungkin karena sudah lama nggak diajak berolahraga dan
karena sudah tak tahan lagi kuputuskan untuk memesan GoMassage kebetulan libur
ngantor sehingga bisa me time.
Sang terapis datang tepat waktu, Terapisnya ramah dan sangat
sesuai sama aku, tidak terlalu bawel. Namanya Mbak Nayu, waktu pertama kusambut
Mbak Nayu, aku sedikit terpukau melihat terapis dari GoMassage ternyata
berpenampilan rapi tidak urakan, berseragam bertuliskan GoMassage dan menenteng
tas besar berisi peralatan massage-nya. Keren saja aku lihatnya hehe. Oiya peralatan
di dalam tas besar Mbak Nayu sangat lengkap yang didalamnya berisi semacam
matras yang bisa disambung jadi memanjang, seprai buat alas pijat dan
dilengkapi dengan minyak pijatnya.
Setelah siap, aku pun diminta untuk pasang posisi tengkurap sehingga bisa langsung dipijat. Bagian
pertama adalah menyentuh bagian kaki hingga paha , pelan-pelan dilemaskan otot-otot betis saya, pada bagian kaki agak lama namun pijitan mbak nayu sangat
lembut belum terlalu keras sehingga kurang terasa, dalam hati aku berfikir positif saja mungkin karena pas
kakiku juga pegal-pegal, jadi ngelemesin ototnya juga harus pelan-pelan
sampai udah terasa enakan. Tapi
pijatannya benar-benar bikin aku relaks.
Kedua lanjut ke bokong. Bokong juga ternyata pada pegal,
agak sedikit sakit ketika dipijat terus aku sempet nnya kok pada bagian bokong
nyut-nyutan mbak nayu dengan lembut menjelaskan karena bokongnya keseringan
dipakai duduk berjam-jam di kantor dan nggak pernah exercise, jadilah
sakit ketika di pijat.
Ketiga lanjut bagian punggung , pijitannya
enak banget. tekanannya pas buat aku. di beberapa titik yang menurut aku
pegal banget juga dipijit secara detail. saya sampai ngantuk-ngantuk tapi masih
ngerasain pijatannya. Hingga bagian terakhir
adalah kepala. Sambil ngobrol-ngobrol ringan Mba Nayu cerita ternyata sebelum menjadi terapis di GoMassage ini beliau
sudah memiliki pengalaman bertahun-tahun menjadi pemijat panggilan di beberapa
tempat, pantesan saja beda ya tangan terapis yang sudah pro. Untuk menjadi
terapis di GoMassage ini beliau telah ditraning sebelumnya dan harus
mentaati SOP yang diberikan oleh perusahaan seperti menggunakan seragam,
memakai pin, menggunakan skincare ringan dan lain sebagainya.Tidak terasa
ternyata durasinya sudah habis, durasi yang aku pesan yaitu 90 menit.
Sensasi setelah dipijat
Biasanya kalau sehabis dipijat badanku terasa panas entah karena tekanan pijetannya atau mungkin karena minyak yang digunakan dan terasa nyeri di beberapa bagian yang memang pegal-pegal, tapi setelah dipijat mbak nayu badanku tidak panas, badanku terasa ringan banget. Pijatannya benar-benar bikin relaks. Rasa sakit yang aku rasain karena otot kaku pas dipijat benar-benar hilang. Badanku jadi segar. So happy!
Jadi secara umum aku sangat puas dengan layanan GoMassage
ini, First impression nya membuat aku jadi ketagihan, ingin
pesen lagi deh dan mau coba layanan body massage yang lainnya. Pijat pun
puas tanpa keluar rumah mengarungi kemacetan Denpasar hahaha. Thanks Mbak Nayu,
Thanks GoMassage
*saking menikmati pijetan Mbak Nayu sampai-sampai lupa untuk
mengabadikan momen kenikmatan 90 menit ini hehe.



Comments
Post a Comment